Minggu, 29 April 2012

Teknologi dan Pendidikan

Anggota:




1. Persinggungan antara teknologi dan pendidikan:
   Persinggungan bisa kita lihat dari bagaimana pendidikan menggunakan teknologi sebagai sarana bantu dalam proses belajar, contohnya proses mengajar di Sekolah Dasar (SD) yang sudah menggunakkan bantuan teknologi audio visua (video, proyektor) sehingga para murid dapat lebih memahami bagaimana wujud nyata dari suatu pelajaran. Begitu juga, tingkat SMP menggunakan teknologi tersebut dalam pelajaran Fisika atau BIologi sehingga dapat melihat kasus yang terjadi lebih nyata dibandingkan hanya melihatnya di buku cetak.
   Teknologi juga membantu pendidikan dalam mengarahkan agar siswa-siswi lebih kreatif dan berwawasan luas.Contohnya adalah internet, apabila siswa diberikan tugas, siswa dapat mencari di internet, dimana internet berisi begitu banyak informasi yang dapat memenuhi kriteria jawaban dari tugas tersebut dan caranya jauh lebih mudah dibandingkan dengan cara belajar tradisional (hanya mencari di buku misalnya). 
    Dan penggunaan teknologi lainnya adalah laboratium bahasa, dimana dengan teknologi ini para murid lebih nyaman dalam belajar bahasa karena memang ruangannya dilengkapi dengan fasilitas khusus untuk belajar suatu bahasa.

2. Penggunaan internet berdasarkan grade dan bagaimana perbandingannya dengan di Indonesia, terutama di Medan:
     Pada TK-grade 2, murid masih mulai belajar menggunakkan alat input, buku interaktif, dan pada grade 3-5 para murid sudah menggunakkan keyboard, alat input maupun output secara efektif, grade 6-8 sudah mengaplikasikan strategi untuk mengidentifikasi dan memecahkan problem hardware dan software yang muncul dalam pengunaan sehari-hari. Sedangkan pada grade 9-12 lah sudah menggunakkan informasi online secara rutin.
     Sedangkan di Indonesia, terutama di Medan dan menurut pengalaman kami sendiri, pengenalan komputer memang baru dimulai pada grade 3-6 dan belum terlalu dipergunakan. Pada grade 7 lah baru komputer digunakan secara efektif dan internet diperkenalkan. Tetapi internet belum dijadikan hal utama. Pada grade 10-12 lah baik komputer maupun internet digunakan secara rutin dan efektif.

3. Ubiquitous computing itu apa dan apa yang kita lihat sebagai mahasiswa yang sedang memahami psikologi pendidikan?
    Ubiquitous computing adalah dunia pasca-PC dimana akan ada teknologi lain yang sudah bisa menggantikan PC dimana perangkat tersebut portable dan sudah memiliki internet sehingga kita bisa mengakses informasi dimanapun kita berada tanpa harus menggunakkan PC. 
    Dan menurut kami hal ini adalah hal yang bagus dalam dunia pendidikan sehingga para siswa akan begitu mudah mencari/mendapatkan informasi dimanapun mereka membutuhkannya. Meskipun di Indonesia kita masih dalam masa transisi, tapi pasti akan ada masa ubiquitous computing itu di Indonesia secara penuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar